Penyaluran MBG Bagi Lansia Masih Dibahas dan Diintegrasikan dengan Bansos Kemensos
Jakarta, Sabtu 07 Februari 2026 – Badan Gizi Nasional (BGN) mengatakan mekanisme penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia masih dibahas dan akan diintegrasikan dengan program bantuan sosial Kementerian Sosial (Kemensos).
Hal ini disampaikan Kepala BGN Dadan Hindayana bahwa kelompok lansia sebenarnya telah menjadi penerima program bansos permakanan dari Kemensos.
“Ya ini sebetulnya kan lansia ini sudah biasa (dapat). Terutama lansia yang sebatang kara, di atas 75 (tahun) yang pertama, yang sudah biasa diberikan makan dua kali sehari oleh Kementerian Sosial,” ucap Dadan saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).
Dilansir Kompas.com, Dadan menuturkan, setelah adanya program MBG untuk siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, Kemensos ingin adanya integrasi dan pihaknya masih menggodok mekanisme penyaluran MBG lansia bersama Kemensos.
“Untuk makanan nanti kita lihat mekanismenya, apakah itu dari Kementerian Sosial atau dari Badan Gizi Nasional. Jadi mekanismenya sedang kita matangkan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf mengungkapkan anggaran MBG bagi lansia akan bersumber dari Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara, Kementerian Sosial (Kemensos) akan mengucurkan dana untuk petugas pengantar dan perawat (caregiver) lansia.
“(Anggaran MBG Lansia dari) BGN. Jadi anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN. Sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat,” kata Saifullah di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Gus Ipul menyampaikan, Kemensos sudah melakukan koordinasi dengan BGN untuk mematangkan rencana MBG Lansia.
